Komitmen Hadirkan Data Berkualitas, Magetan Ikuti Penilaian Interviu EPSS 2026

‎Pemerintah Kabupaten Magetan ikuti Penilaian Interviu Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 bersama Tim Penilai Badan dari BPS Kota Probolinggo di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Magetan, Rabu (15/7/26). Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral untuk mengukur tingkat kematangan tata kelola statistik di lingkungan pemerintah daerah.

‎Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Magetan, dilanjutkan dengan sambutan Kepala BPS Kabupaten Magetan. Selanjutnya, Tim Penilai Badan dari BPS Kota Probolinggo melaksanakan sesi interviu bersama Tim Penilai Internal (TPI) Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kabupaten Magetan guna melakukan pendalaman terhadap penyelenggaraan statistik sektoral yang menjadi objek penilaian.

‎Dalam pelaksanaan interviu, terdapat dua kegiatan statistik yang dinilai, yaitu Penyusunan Indeks Kualitas Hidup yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) serta Penyusunan Database Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA). Kedua kegiatan tersebut menjadi representasi implementasi penyelenggaraan statistik sektoral di Kabupaten Magetan.

‎Selama proses interviu, masing-masing perangkat daerah memaparkan pelaksanaan kegiatan statistik yang telah dilakukan. Tim penilai badan juga memberikan sejumlah klarifikasi terhadap bukti dukung yang sebelumnya telah diunggah, sekaligus memberikan masukan sebagai bahan penyempurnaan. Tambahan dokumen pendukung masih dapat disampaikan hingga batas waktu pengumpulan pada 17 Juli 2026.

Melalui pelaksanaan Penilaian Interviu EPSS Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Magetan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral. Tata kelola statistik yang semakin baik diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan serta pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.(Diskominfo:syrl / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *