Upacara Pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026

‎Upacara pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD secara resmi, menandai perubahan status siswa dari masyarakat sipil menjadi militer. Upacara ini digelar di berbagai Resimen Induk Kodam (Rindam) di seluruh Indonesia. Pendidikan ini bertujuan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan ketahanan mental para siswa sebelum terjun langsung mengabdi kepada negara. Selama mengikuti pendidikan ini, para siswa akan digembleng secara fisik dan mental dengan berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

‎Dalam hal ini, Secata Rindam V/Brawijaya Magetan hari ini melaksanakan upacara pembukaan di Lapangan Candradimuka dengan jumlah total sebanyak 1.362 siswa pada Kamis (16/7/26). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danrem V/Brawijaya, Forkopimda, dan seluruh staf Secata Rindam V/Brawijaya bersama para siswa.

‎Danrindam V/Brawijaya Brigjen TNI Mukhamad Albar, S.E., M.M. menyampaikan, untuk gelombang II Dikmata Infanteri Rindam V/Brawijaya mendidik sebanyak 1.362 yang dibagi dua, untuk 1.000 orang berada di Magetan dan untuk 362 orang berada di Jember. Mereka akan dididik selama dua bulan Dikmata dan berlanjut satu bulan kejuruan.

‎Dalam amanatnya Danrindam V/Brawijaya berpesan, “Ikuti pendidikan selama dua bulan, ikuti aturan, tidak usah melanggar yang jelas mereka akan dididik menjadi prajurit yang profesional bagi TNI AD kedepan.” ungkap Danrindam.(Diskominfo:wan / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *