Pemerintah Kabupaten Magetan terus mendorong penguatan sektor perbankan daerah guna menghadapi persaingan lembaga keuangan yang kian ketat. Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Magetan, Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd., saat membuka acara Pelatihan Achievement Motivation & Character Building PT BPR Syariah Magetan (Perseroda) di HAP Kintamani, Sabtu (8/8/26).
Pelatihan yang mengusung tema “Menguatkan Etos Kerja Produktif dan Budaya Melayani untuk Mendorong Kinerja dan Pertumbuhan Bisnis PT BPR Syariah Magetan (Perseroda)” ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi, serta jajaran pegawai BPRS Magetan.
Dalam sambutannya, Bupati Magetan menyampaikan dua pesan kunci yang harus dipegang teguh oleh seluruh insan BPRS Magetan untuk menjaga keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis perusahaan:
1. Etos Kerja Produktif: Tidak hanya sekadar bekerja keras, namun juga bekerja cerdas. Setiap insan BPRS dituntut memiliki target yang jelas, capaian konkret, serta memberikan dampak dan manfaat nyata bagi nasabah.
2.Budaya Melayani: Nasabah yang datang tidak hanya membutuhkan pencairan dana, melainkan juga kenyamanan, rasa aman, keramahtamahan, dan solusi atas kebutuhan mereka. Pelayanan yang ikhlas dengan senyuman dan kehangatan adalah bentuk promosi terbaik untuk menarik kepercayaan masyarakat secara alami.
”Layanan yang bagus akan membuat nasabah datang dengan sendirinya, dan pengalaman positif nasabah pasti akan berimbas baik ke masyarakat luas,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Magetan menyampaikan lima harapan besar kepada para peserta pelatihan:
a.Mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh untuk menyerap ilmu secara maksimal dari narasumber.
b. Membuka diri untuk berbenah dan menjadi pribadi yang lebih baik pascapelatihan.
c. Membawa pulang komitmen nyata yang dapat diterapkan langsung di unit kerja masing-masing.
d Aktif berdiskusi dan bertanya kepada narasumber agar pemahaman yang diperoleh semakin utuh.
e. Memberikan apresiasi kepada manajemen dan berharap BPRS Magetan semakin maju serta profesional.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber Coach Hendriansyah dari Jakarta ini diawali dengan cerita pemantik terkait daya tarik Kabupaten Magetan yang sejuk, nyaman, dan ramah. Pelatihan dilanjutkan dengan sesi pembinaan prinsip syariah oleh Dewan Pengawas Syariah, arahan Komisaris, serta pemaparan materi Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT).
Melalui pelatihan karakter dan motivasi ini, PT BPR Syariah Magetan diharapkan siap bertransformasi menjadi lembaga keuangan daerah yang semakin produktif, solutif, dan unggul dalam pelayanan publik.(Diskominfo/fa2)



