Jelang Hari Raya Iduladha, perhatian publik tertuju pada deretan sapi jumbo yang dipilih oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai hewan kurban. Salah satu yang mencuri perhatian adalah seekor sapi kurban berukuran fantastis yang dirawat oleh peternak lokal, Edi Jumartono dan anaknya Rizal.
Sapi berjenis Simental Cross yang diberi nama Zipo ini sukses lolos seleksi ketat dan resmi dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut untuk menjadi hewan kurban kepresidenan.
Pemilik sapi Edi , membagikan langsung cerita tentamg sapi kesayangannya tersebut. Zipo saat ini telah menginjak usia yang sangat matang untuk ukuran hewan kurban.
“Ya ini namanya sapi Zipo, umurnya kurang lebih 3 tahun. Jenis sapinya Simental Cross,” ungkap Rizal saat memberikan keterangan.
Edi menceritakan bahwa Zipo tidak sejak awal berukuran raksasa. Sapi ini didapatkan dari wilayah tetangga melalui proses pembibitan yang terencana. Perubahan bobot tubuhnya pun sangat drastis berkat perawatan intensif yang ia lakukan.
“Asalnya dulu pembibitannya dari Ponorogo. Dari berat awal sekitaran 350 kilo, sekarang beratnya sudah 1 ton lebih dikit. Sekitar 1 ton 10 kilo sampai 1 ton 15 kilo,” jelasnya merinci perkembangan bobot sang sapi raksasa.
Keberhasilan menembus bobot di atas 1 ton tentu tidak terjadi begitu saja. Edi Jumartono membeberkan bahwa Zipo mendapatkan perlakuan dan asupan pakan yang dikonsumsi secara khusus dan terjadwal setiap harinya.
Zipo diberi kombinasi pakan kaya nutrisi serta asupan vitamin yang rutin setiap pagi agar ketahanan tubuh dan nafsu makannya tetap terjaga dengan baik.
“Ketika banyak vitaminnya, pagi diberi konsentrat sama ketela dicacah. Sekitaran 10 sampai 15 kg ketelanya, konsentratnya 7 sampai 10 kg juga. Jadi memang khusus ya pakainya,” papar Rizal mengenai rahasia racikan pakan harian Zipo.
Jika ditotal, dalam sehari Zipo bisa menghabiskan hingga 25 kg perpaduan ketela cacah dan konsentrat di luar pakan hijauan.
“Selain itu kami juga rajin memberikan Vaksin sesuai petunjuk dan jadwal yang telah ditetapkan dari dinas peternakan” lanjut Rizal
“Untuk harga ini dibeli Pak Presiden dengan harga 100 juta. Tidak kurang, nggak kurang, gak lebih,” tutur Rizal dengan tegas.
Bisa menjadi salah satu peternak yang sapinya dipilih langsung oleh presiden merupakan sebuah pencapaian tertinggi dan impian bagi banyak peternak lokal
Edi tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia dan harunya ketika transaksi tersebut resmi disepakati.
“Alhamdulillah, bangga dan senang bisa dibeli Bapak nomor satu di Indonesia,” pungkas Rizal dengan nada penuh syukur.
Saat ini, Sapi Zipo terus mendapatkan pemantauan dan perawatan terbaik di kandang Edi Jumartono untuk memastikan kondisinya tetap prima dan bebas dari penyakit, sebelum nantinya siap dikirim dan disembelih pada hari raya kurban mendatang.(Diskominfo / kontrib.tik / fa2 /


