Sinergi Insan Pers di Bulan Suci, PWI Magetan Gelar Aksi Berbagi Takjil

Bulan Suci Ramadhan menjadi momentum berharga untuk memperbanyak amal kebaikan dan kepedulian sosial. Hal ini turut diwujudkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magetan melalui aksi sosial pembagian takjil gratis kepada masyarakat pengguna jalan di depan Graha Wartawan Magetan, Jalan Kartini, Selasa (17/03/26) sore.

Sejak pukul 16.00 WIB, para awak media yang tergabung dalam PWI Magetan tampak kompak dan antusias turun ke jalan. Mereka menyapa dengan ramah setiap pengendara kendaraan bermotor maupun pejalan kaki yang melintas guna membagikan paket berbuka puasa, khususnya bagi warga yang masih berada di perjalanan di tengah kepadatan lalu lintas sore hari.

Sekretaris PWI Kabupaten Magetan, Anton Suroso, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian dan konsistensi insan pers dalam menebar manfaat di bulan yang penuh berkah.

“Insya Allah, berbagi takjil ini adalah agenda yang selalu kami upayakan hadir di setiap bulan Ramadhan. Kami ingin berbagi kebahagiaan kecil kepada masyarakat yang mungkin masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba,” ujar Anton.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa aksi turun ke jalan ini membawa pesan simbolis mengenai eratnya hubungan antara jurnalis dan masyarakat. Profesi wartawan, tegas Anton, tidak memiliki sekat dengan publik, mengingat fungsi esensial pers sebagai penyambung aspirasi masyarakat luas.

“Wartawan adalah corong masyarakat yang menyuarakan keluh kesah mereka. Kami berdiri sebagai penyebar informasi yang akurat dan benar, membantu warga mendapatkan haknya untuk mengetahui perkembangan situasi di sekitarnya. Oleh karena itu, ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat adalah hal yang mutlak,” jelasnya.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, agenda ini juga menjadi wadah edukasi internal organisasi untuk menanamkan kepekaan sosial, terutama bagi para jurnalis muda di lingkungan PWI Magetan.

Diharapkan melalui kegiatan turun ke lapangan seperti ini, citra insan pers di mata publik akan terus bernilai positif dan humanis, sekaligus membuktikan bahwa jurnalis merupakan elemen yang tak terpisahkan dari masyarakat Kabupaten Magetan.(Diskominfo / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *