Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Barat, Magetan, seperti tidak pernah kehabisan ide untuk membuat terobosan baru demi memperluas pemasaran produknya. Lewat strategi kolaborasi yang apik, mereka menggandeng jasa transportasi kereta mini dengan sentra produksi Pia Barat menjadi sebuah paket wisata edukasi yang diminati masyarakat.
Inovasi ini menciptakan simbiosis mutualisme yang positif. Tak sekadar berjualan produk, kolaborasi ini bertujuan membangun ekosistem bisnis yang lebih luas sekaligus mengenalkan potensi ekonomi lokal kepada generasi muda.
Suratman , Pengusaha Pia Barat mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan usaha saat ini terletak pada kemampuan berkolaborasi. Dengan menggabungkan rute perjalanan kereta mini dan kunjungan ke dapur produksi, jangkauan pasar keduanya menjadi jauh lebih luas.
“Kami, pemilik kereta mini, dan pengusaha UMKM lainnya memang harus berinovasi dan menyusun strategi bagaimana bisa memperluas jaringan bisnis dan mengenalkannya. Salah satunya, akhirnya keluar ide strategi kolaborasi trip rute perjalanan dengan kereta mini ini yang dikolaborasikan dengan kunjungan ke UMKM,” ujarnya.
Strategi kolaborasi ini juga menjadi sarana branding yang unik. Siswa tidak hanya datang untuk membeli produk, tetapi juga diberi kesempatan untuk bisa melihat secara langsung proses pembuatan kue legendaris tersebut.
“Kami ingin para siswa punya pengalaman berkesan. Jadi, yang dibawa pulang bukan hanya kue pia, tapi juga ilmu tentang proses pembuatan kue”ujar Suratman.
“Kami bawa para siswa langsung ke dapur produksi kue kami untuk melihat proses pembuatan kue sampai dengan kue siap untuk dipasarkan. Ini cara kami membangun loyalitas kepada brand kami sejak dini,” tambahnya.
Langkah kreatif ini disambut hangat oleh pihak sekolah yang menjadikannya sebagai bagian dari kurikulum pengenalan profesi. Menariknya, rute wisata edukasi ini tidak hanya berhenti di sentra kuliner. Para siswa juga diajak berkeliling mengunjungi fasilitas publik seperti Stasiun Kereta Api dan Kantor Polisi setempat.
Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan mendalam kepada siswa mengenai berbagai jenis pengabdian dan profesi. Suasana sepanjang perjalanan pun tampak meriah; gelak tawa anak-anak pecah saat mereka menaiki kereta mini yang melintasi jalanan menuju lokasi tujuan.
“Kegiatan kunjungan profesi ini kami adakan secara rutin, anak-anak antusias ingin mencoba kereta mini ini, dan kami memilih Pia Barat karena untuk mengenalkan tempat produksi secara langsung kepada anak-anak kami,ternyata respon murid luar biasa, sangat antusias,” ujar Bu Tunik salah satu pengajar SDIT Al Ikhlas Mantren yang ditemui di lokasi.
Pihak sekolah berharap trip edukasi hasil kolaborasi UMKM ini terus diselenggarakan agar para murid memiliki gambaran nyata mengenai berbagai profesi yang bisa menjadi inspirasi cita-cita mereka di masa depan.
Para pelaku UMKM di Kecamatan Barat Magetan optimis bahwa strategi kolaborasi lintas sektor seperti ini akan terus berkembang. Dengan menyatukan potensi transportasi rakyat dan produk unggulan daerah, ekonomi kerakyatan di Magetan diharapkan semakin kokoh dan dikenal luas.(Diskominfo / kontrib.tik / fa2 /


