Pemkab Magetan Gelar Dialog Ketahanan Ekonomi Daerah, Perkuat Kemandirian Ekonomi

Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Magetan menggelar Forum Dialog Ketahanan Ekonomi Daerah Tahun 2026 bertema “Memperkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat untuk Mendukung Stabilitas Daerah” di Ruang Rapat Ki Mageti, Rabu (21/10/2026).

Forum dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, S.Pd., M.Pd., dan dihadiri Perwakilan Dinas terkait. Kegiatan ini juga melibatkan komunitas ojek online, pedagang kaki lima, dan kelompok pertanian di Kabupaten Magetan.

Dalam sambutannya, Bupati Magetan menekankan pentingnya dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menggali persoalan ekonomi yang dihadapi secara langsung. “Melalui forum dialog ini, kami berharap tidak hanya bertukar informasi, tetapi juga dapat menyampaikan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Masukan dari peserta sangat penting agar kebijakan pemerintah daerah dapat disusun secara tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Bunda Nanik.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Magetan, Joko Trihono, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kebijakan ekonomi perlu diarahkan agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. “Kebijakannya nanti akan betul-betul menyentuh kepada harapan masyarakat, kebijakan pertumbuhan ekonomi. Sehingga dengan stabilnya ekonomi, tentu akan stabil pula keamanan dan ketertiban yang ada di Kabupaten Magetan, akan minim pencurian, dan sebagainya,” ujar Joko Trihono.

Berbagai persoalan dibahas dalam forum tersebut, mulai dari stabilitas harga kebutuhan pokok, akses permodalan, hingga tantangan pengembangan usaha kecil. Aspirasi dari para peserta menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan berbagai kelompok ekonomi di Magetan.

Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan produktivitas pertanian, penjagaan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok, serta perluasan kesempatan ekonomi bagi masyarakat.(Diskominfo:okt / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *