Pengembangan Sirkuit Suryo Magetan memasuki tahap II. Setelah mendapatkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tak menunggu lama, Pemkab Magetan melakukan inventarisasi prioritas pengembangan sirkuit, Senin (30/3/26).
“Kejurprov Gubernur Cup Jatim Racing Series 2026 kemarin sebagai uji coba. Masih ada kekurangan, di data untuk dana dari Pemprov dapat dimaksimalkan.”, disampaikan Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti saat memimpin rapat Sirkuit Suryo Magetan.
Pemkab Magetan berencana akan memprioritaskan BKK, untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sirkuit agar berstandar nasional. Seperti pengaspalan jalur sirkuit balap, pembangunan tribun, command center, lahan parkir hingga mitigasi bencana.
Dalam pelaksanaan pengembangan sirkuit , Pemkab Magetan akan bersinergi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk memastikan ketersediaan sarana dan prasarana di Sirkuit Suryo.
Perwakilan IMI Jawa Timur, Ki Agus Firdaus menyampaikan kesediaannya untuk siap membantu Pemkab Magetan mewujudkan Sirkut Suryo hingga berstandar nasional. “Kami siap memberikan masukan dan saran kepada tim Pemkab Magetan agar sarana dan prasarana lebih baik lagi.”
Komitmen Pemkab Magetan sangat kuat untuk menjadikan Sirkuit Suryo sebagai salah satu ikon yang dapat memberikan pendapatan baru daerah. Mengingat potensi pasar (market) mengenai balap cukup tinggi; mulai dari keluarga, komunitas hingga penggemar setia.
Harapan jangka panjang Pemkab Magetan setelah Sirkuit Suryo terbangun dengan sempurna, akan bisa menjadi sirkuit balap level nasional yang mendatangkan banyak pengunjung. Sehingga, sektor pariwisata dan UMKM akan ikut berdampak positif terhadap event-event balap yang diselenggarakan di sirkuit ini.(Diskominfo:fik / fa2 /



