Inovasi “Pasti Sehati”: 14 Ekor Ayam Kantor Kecamatan Maospati Sokong Gizi Empat Anak Stunting

‎Pemerintah Kecamatan Maospati mempunyai sebuah inovasi kemanusiaan berbasis gotong royong bertajuk Pasti Sehati (Pelihara Ayam untuk Atasi Stunting, Anak Sehat Indonesia), prorgram ini sebagai jawaban untuk mengatasi stunting dan memantapkan ketahanan pangan.

‎Program yang didukung penuh oleh Camat Maospati, Verawati Setyoningrum, ini berfokus pada pemenuhan asupan protein hewani secara mandiri dan berkelanjutan bagi anak-anak berisiko stunting di wilayah setempat.

‎Sebagai bentuk aksi nyata, lingkungan Kantor Kecamatan Maospati kini dimanfaatkan untuk memelihara 14 ekor ayam petelur produktif. Ayam-ayam tersebut dirawat secara mandiri oleh para staf kecamatan. Dimana seluruh hasil panen telur kemudian didistribusikan secara berkala kepada empat anak asuh yang terdaftar membutuhkan intervensi gizi ekstra.

‎“Setiap minggunya, masing-masing anak menerima 14 butir telur. Angka ini disesuaikan dengan kebutuhan harian anak, yaitu 2 butir telur per hari untuk mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang mereka secara optimal,” ujar Vera, Senin (24/8/26).

‎Tidak sekadar membagikan telur, program ini juga menerapkan penanganan dari hulu ke hilir melalui pemantauan kesehatan rutin. Setiap dua minggu sekali, tim kecamatan bekerja sama dengan kader kesehatan dan puskesmas setempat mendatangi kediaman anak asuh untuk mengukur perkembangan berat badan, tinggi badan, serta mengevaluasi asupan gizi mereka.

‎Inovasi Pasti Sehati menegaskan pesan penting bahwa penguatan ketahanan pangan dan pengentasan stunting tidak selalu membutuhkan pembiayaan besar, melainkan konsistensi, kepedulian, dan aksi nyata dari tingkat pemangku kebijakan terdekat demi masa depan anak-anak Indonesia.(Diskominfo / kontrib.by / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *