Dinas Arpus Magetan Gelar Bimtek Pengelolaan Perpustakaan SLTP, Langkah Strategis Perkuat Literasi dan Dongkrak Nilai IPLM Daerah

‎Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan tingkat SLTP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Magetan. Acara yang dipusatkan di Graha Pusat Literasi Magetan ini dilaksanakan pada hari ini, Kamis (2/7/26), dengan diikuti oleh 57 sekolah.

‎Dalam laporannya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan, Dra. Endang Ambarwati, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini didasari oleh regulasi kuat, yakni Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan serta Peraturan Perpusnas Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Nasional Perpustakaan Umum yang meliputi pengelolaan dan pengembangan perpustakaan.

‎Endang menegaskan bahwa perpustakaan modern memiliki tanggung jawab besar untuk bertransformasi demi kemajuan masyarakat.

‎”Perpustakaan saat ini dituntut menjadi pusat belajar sepanjang hayat, serta pusat kegiatan literasi masyarakat yang di dalamnya juga terdapat sekolah sebagai wakil utama. Penguatan peran perpustakaan tentu memiliki kontribusi yang sangat penting terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat ataupun IPLM,” ujar Endang dalam sambutannya,

‎Lebih lanjut, Endang menjelaskan bahwa IPLM merupakan indikator komprehensif yang mengukur tingkat pembangunan literasi masyarakat melalui berbagai aspek, mulai dari pemerataan layanan perpustakaan, kecukupan koleksi, pemenuhan tenaga perpustakaan, tingkat kunjungan, hingga keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan literasi.

‎”Peningkatan nilai IPLM Kabupaten Magetan menjadi bagian penting dalam rangka mendukung pencapaian target pembangunan literasi. Terlebih, ini merupakan salah satu indikator kinerja utama Bupati yang mendukung keberhasilan program pembangunan Kabupaten Magetan. Untuk itu, sinergi antara pemerintah daerah, pengelola perpustakaan sekolah, desa, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan masyarakat Magetan yang cerdas, literat, dan berdaya saing,” tambah Kadin Arpus.

‎Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan, Suhardi, yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut memberikan pandangan mendalam mengenai esensi literasi di lingkungan sekolah. Menurutnya, pembangunan literasi lewat perpustakaan adalah bentuk investasi masa depan yang memerlukan proses.

‎”Kadang kita tidak sabar ketika apa yang kita investasikan ini memerlukan waktu yang lama. Harapan kita kadang ini cukup pendek, apa yang kami investasikan hari ini, esok atau lusa harus kita petik hasilnya. Nah, hal tersebut tidak salah. Tapi menurut hemat kami, ada investasi jangka panjang yang memang harus dikerjakan, yaitu peningkatan sumber daya manusia,” papar Suhardi.

‎Suhardi meyakini, dengan dilandasi kesabaran dan ketelatenan dalam menggarap SDM sejak dini, Magetan akan melahirkan generasi masa depan yang tangguh.

‎ “Akan lahir generasi-generasi kita di masa mendatang yang siap, tidak hanya cerdas, tapi sanggup menangkap apa yang ada di sekitar kita. Maka, agar cita-cita kita sesuai dengan misi pemerintah Kabupaten Magetan dalam peningkatan SDM, kita harus menyiapkan berbagai upaya, salah satunya lewat sarana prasarana,” jelasnya.

‎Ia menambahkan bahwa sarana prasarana yang krusial di sekolah adalah ketersediaan bahan koleksi pustaka yang memadai agar anak-anak tidak melulu terfokus pada gawai.

‎”Ketika sarana prasarana itu tersedia, tentu anak-anak kita akan mendapatkan berbagai sumber pengetahuan. Sarana prasarana itu apa? Salah satunya adalah bahan koleksi, bahan pustaka. Ketika anak-anak kita tidak terkungkung dengan gadget-nya, tapi dengan penuh kesadaran mulai berakrab-akrab dengan bahan pustaka, kami sangat yakin sumber daya manusia yang andal akan bisa kita wujudkan,” tegasnya.

‎Agenda strategis ini pun mendapat apresiasi tertinggi dari jajaran eksekutif daerah. Hadir memberikan arahan, Asisten Administrasi Umum (Asisten 3) Setda Kabupaten Magetan, Suci Lestari, S.H., menyampaikan rasa terima kasih atas konsistensi program kolaboratif yang dijalankan Dinas Arpus.

‎”Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magetan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang secara konsisten melaksanakan berbagai upaya penguatan literasi, salah satunya melalui kegiatan peningkatan kapasitas pengelolaan perpustakaan ini,” ungkap Suci.

‎Ia membenarkan bahwa dunia perpustakaan dan instansi pendidikan saling bertumpu satu sama lain dalam memperkuat pondasi daerah.

‎”Sebagaimana tadi telah disampaikan oleh Bu Kadin, perpustakaan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun budaya baca, meningkatkan kecakapan literasi, serta menyediakan akses informasi yang merata bagi masyarakat. Dapat dikatakan, perpustakaan adalah jantungnya pendidikan di sekolah. Tanpa denyutnya, institusi pendidikan akan kehilangan sumber kehidupan utamanya,” tutur Suci

‎.

‎Di akhir sambutan, ia mengingatkan agar momentum bimtek ini benar-benar dimanfaatkan oleh 57 sekolah peserta untuk mendongkrak capaian daerah, mengingat tuntutan perkembangan teknologi informasi berjalan sangat cepat.

‎”Kabupaten Magetan sebagai Kabupaten Literasi tentu menaruh perhatian besar. Nilai IPLM sekarang menjadi IKK (Indikator Kinerja Kunci) Kepala Daerah dalam LPPD. Maka dari itu, untuk meningkatkan nilai IPLM Kabupaten Magetan yang kondisinya memang perlu didongkrak, bimtek tingkat SLTP negeri dan swasta hari ini menjadi langkah nyata yang sangat tepat,” pungkasnya.(Diskominfo / kontrib.tik / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *