Sambangi Korban Longsor Buluharjo, Bunda Nanik Beri Penguatan Moril dan Bantuan

Lanjutkan kegiatan dinas hari ini, setelah menjenguk korban musibah kecelakaan kerja konstruksi KDMP di Desa Sidomulyo Sidorejo. Bupati Magetan, Hj. Nanik Sumantri, M.Pd., kemudian hadir secara langsung ke Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan untuk menyambangi warganya yang sedang berduka. Kunjungan ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan bentuk kehadiran pemerintah untuk memberikan dukungan moril bagi Nita dan Tukiran, warga setempat yang terdampak tanah longsor, Senin (23/2/26).

Suasana haru menyelimuti pertemuan saat Hj. Nanik Sumantri bertemu para korban di lokasi kejadian. Bupati berbincang dan mendengarkan langsung cerita Nita tentang malam yang terasa mencekam saat talud penahan rumah setinggi 4 meter yang ambrol, sehingga rusak dapur dan kamar mandinya.

Hadir memberikan suntikan semangat, meski kerusakan fisik terlihat nyata, Bunda Nanik lalu menekankan bahwa keselamatan jiwa adalah hal yang paling patut disyukuri. Bupati pun meminta warga untuk tetap tenang dan bersabar terkait proses bantuan yang sedang diupayakan.

“Kami hadir untuk memastikan Ibu dan Bapak tidak sendirian. Mohon bersabar karena untuk bantuan fisik memang memerlukan proses dan tidak bisa instan. Namun yang paling utama sekarang , panjenengan semua selamat,” ungkap Bunda Nanik dengan nada mengayomi.

Meskipun kandang sapi milik Tukiran hancur , semangat gotong royong tetap terasa. Dimana untuk saat ini, sapi miliknya telah dievakuasi ke kandang tetangga terdekat, ini menjadi sebuah potret solidaritas sosial yang kental di kawasan pedesaan di Magetan.

Rasa syukur yang mendalam pun meluncur dari bibir Nita saat menerima bantuan dan perhatian langsung dari orang nomor satu di Magetan tersebut.

“Matur nuwun sanget Ibu, keluarga kulo sampun dipun bantu, mugi njenengan tansah pinaringan kesehatan,” (Terima kasih banyak Ibu, keluarga saya sudah dibantu, semoga Anda selalu diberikan kesehatan), ungkap Nita dalam bahasa Jawa dengan mata berkaca-kaca.

Di sisi lain, Tukiran yang kehilangan kandangnya juga tetap menunjukkan ketabahan. Baginya, kenyataan bahwa hewan ternaknya sebagai aset berharga, bisa berhasil selamat dari timbunan material longsor menjadi mukjizat tersendiri, ini sesuatu hal yang patut disyukuri.

Kunjungan ini diakhiri dengan pesan dari Bupati agar masyarakat tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem. Bupati Nanik juga memastikan bahwa jajaran BPBD akan terus melakukan pendampingan, termasuk pemasangan terpal darurat untuk mencegah longsor susulan.(Diskominfo / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *