JATUH BANGUN PEMBUAT MAKANAN RINGAN KRIPIK SERMIER MAGETAN DIMASA PANDEMI COVID-19 (CORONA)

MAGETAN-Dengan mewabahnya covid-19 (corona) membuat banyak sekali pengusaha makanan / pengrajin yang ada di Magetan kalang kabut, seperti yang kami temui yakni para pembuat makanan khas Magetan Kripik Sermier “ARROHMAN” di Desa.Giripurno Dusun Santren, Kec.Kawedanan, Kab.Magetan

Mereka mengakui mengalami penurunan omset yang sangat signifikan, seperti penuturan pemilik usaha / pembuat Kripik Sermier ARROHMAN Siti Aminah menyebutkan bahwa penjualan kripik sermier saat ini sangat sepi pembeli dan sebelum munculnya wabah covid 19 kripik sermier pemasarannya bisa sampai luar kota Magetan.
.
Kripik Sermier ini berbahan baku ketela kaspe yang diolah dengan dicampur tepung terigu, gula,garam dan cabe yang selanjutnya digiling dengan menggunakan alat penggiling modern.
.
Setelah dioalah diberi varian rasa original dan pedas manis lalu dikemas, produk tersebut dipasarkan ketoko/pasar dan melalui Medsos (WA,Fecebook) untuk harga langsung ditempat produksi dihargai Rp.9.000 dan kalau sudah dijual toko/pasar bisa mencapai harga Rp.12.000.
.
Produksi kripik sermier ini biasanya satu minggu sekali sekitar 100 pieces (bungkus) tergantung pesanan atau pembeli dari konsumen lokal / luar kota.
.
Pemasaran kripik sermier dibantu oleh Disperindag Magetan dan sebagian hasil produksinya dijual di Outlet Produk Unggulan UMKM Magetan yang terletak di Selosari (Jalan Sawo).
.
Sebagai informasi tambahan dimasa Pandemi Covid-19 ini secara pemasaran mengalami penurunan produksi, maka yang dibuat seminggu sekali inipun hanya memproduksi kurang lebih hanya 50 pieces tidak seperti produksi pada masa sebelum datangnya virus corona tersebut.
.
Siti Aminah mengutarakan bahwa produksi kali ini sulit untuk menembus kepemasaran yang kendalanya berawal dari perekonomian yang melemah dan sulit untuk dikirimkan keluar Kota Magetan.
.
Kawan Magetan mari kita kembangkan dan konsumsi produk olahan khas Magetan untuk memajukan produk Magetan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Magetan “Untuk Magetan Terdepan”.