Launching Musrenbang Kecamatan Diluncurkan di Bibis, Usulan Bendo, Maospati, dan Sukomoro Mengemuka

Pemerintah Kabupaten Magetan secara resmi meluncurkan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Magetan Tahun 2027, Kamis (22/1/26), bertempat di Pendopo Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro. Kegiatan musrenbang kecamatan kali ini mengusung tema besar “Penguatan Infrastruktur Ekonomi untuk Peningkatan Kesejahteraan yang Merata.”

Tema penguatan infrastruktur ekonomi tercermin kuat dari paparan yang disampaikan Camat Bendo, Maospati, dan Sukomoro. Dimana mayoritas usulan berorientasi pada perbaikan dan peningkatan kualitas jalan, jembatan, irigasi, serta sarana pendukung ekonomi dan pelayanan dasar, yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga dan aktivitas perekonomian.

Camat Bendo dalam paparannya menekankan pentingnya peningkatan jalan kabupaten dan infrastruktur pendukung sebagai upaya membuka akses antarwilayah serta menurunkan biaya distribusi hasil pertanian dan perdagangan. Beberapa ruas strategis seperti Genengan–Bendo, Bendo–Carikan–Soco, hingga Kledokan–Bendo–Duwet diusulkan untuk peningkatan kualitas melalui pengaspalan atau penyemiran. Selain itu, pembangunan irigasi desa dan saluran lingkungan juga menjadi perhatian untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian, disertai usulan peningkatan kapasitas SDM dan dukungan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Kecamatan Maospati memaparkan total 48 usulan Musrenbang, yang sebagian besar masuk dalam kluster infrastruktur mantap dan ekonomi kuat. Usulan mencakup perbaikan jalan dan jembatan desa, pembangunan jalan usaha tani (JUT), normalisasi saluran drainase, hingga penyediaan sumur air tanah dangkal untuk mendukung pengairan lahan pertanian.

Plt. Camat Maospati menegaskan bahwa kondisi infrastruktur yang memadai akan berdampak langsung pada kelancaran mobilitas warga, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan ekonomi desa. Infrastruktur tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik, tetapi sebagai investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

Berbeda namun saling melengkapi, paparan Kecamatan Sukomoro menyoroti persoalan akses jalan, irigasi pertanian, dan sarana pendidikan, terutama pada wilayah desa-desa yang menjadi jalur utama aktivitas ekonomi dan pendidikan. Kerusakan jalan menuju sekolah dan lahan pertanian dinilai berpotensi menghambat kualitas sumber daya manusia dan ketahanan pangan.

Sedang usulan prioritas Sukomoro mencakup perbaikan jalan kabupaten dan desa, pembangunan serta rehabilitasi sarana PAUD, hingga peningkatan saluran irigasi tersier untuk mencegah risiko gagal panen. Total terdapat 7 usulan prioritas yang terbagi dalam kluster SDM andal, ekonomi kuat, dan infrastruktur mantap, mencerminkan pendekatan pembangunan yang holistik.

Launching Musrenbang Kecamatan ini menjadi tahapan awal penyusunan RKPD Kabupaten Magetan Tahun 2027 yang partisipatif dan berbasis kebutuhan masyarakat. Seluruh usulan yang disampaikan akan melalui proses sinkronisasi dan verifikasi dengan perangkat daerah terkait, agar selaras dengan prioritas pembangunan kabupaten.

Musrenbang Kecamatan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang strategis untuk memastikan bahwa arah pembangunan benar-benar berangkat dari aspirasi warga dan menjawab tantangan nyata di lapangan.(Diskominfo:may / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *