Menyatunya sisi budaya dan sosial masyarakat kental terasa di Bulukerto pagi ini, Sabtu (14/2/26). Lewat Kirab Pawai Budaya Festival Nrang Kusumo nguri-uri dan melestarikan budaya leluhur.. Dimana sejak pagi, masyarakat Bulukerto dan sekitarnya telah memadati sepanjang jalur kirab untuk menyaksikan arak-arakan budaya yang sarat makna sejarah dan kebersamaan.
Kirab diberangkatkan dari Masjid Al Iman, melintasi Jalan Pandan, Jalan Bromo, dan Jalan Samudra, sebelum akhirnya berakhir di Lapangan Kertajaya. Sepanjang perjalanan, para peserta menampilkan beragam kreativitas, busana adat, serta atraksi budaya yang memukau.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Magetan Kang Suyat, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar perayaan.
“Kegiatan ini harus dimaknai sebagai upaya untuk menggali dan melestarikan potensi seni budaya daerah. Ditekankan pula bahwa keterlibatan anak-anak muda, khususnya usia pelajar, menjadi hal yang paling penting. Tidak hanya sekadar menyaksikan pentasnya, tetapi selepas acara ini diharapkan ada proses pembelajaran dan pemahaman yang terus berlanjut,” ujarnya.
Kirab Pawai Budaya Nrang Kusumo 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya kepada generasi penerus, agar tradisi tetap lestari dan terus berkembang di masa mendatang.(Diskominfo:ryz/ fa2 / IKP1)















