Antisipasi Dampak Kekeringan, BPBD Magetan Siapkan Puluhan Tandon Air

‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan menyiapkan puluhan tandon air untuk mencukupi suplai air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan di wilayah Kabupaten Magetan, Jumat (28/8/26).

‎Saat ini pun monitoring secara intens terhadap sumber air dan wilayah-wilayah yang telah diperkirakan berpotensi kekeringan juga masih terus dilakukan oleh BPBD Magetan.

‎”Saat ini disiapkan sekitar 30 tandon berkapasitas 1.200–2.300 liter. Kami juga menyiapkan truk tangki berkapasitas 5.000 liter,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Magetan, Eka Radityo.

‎Nantinya desa atau kelurahan yang dirasa membutuhkan tandon air dipersilakan untuk mengajukan surat permohonan.

‎”Kami nanti akan melakukan kaji cepat, termasuk cek lokasi, untuk menentukan apakah lokasi tersebut memang layak untuk dipinjami, biasanya sampai musim kemarau berakhir,” jelas Eka Radityo.

‎Meskipun hingga saat ini masih belum ada laporan bencana kekeringan yang terjadi di wilayah Kabupaten Magetan, pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk melakukan penghematan terhadap sumber daya air yang tersedia.

‎”Masyarakat di wilayah rawan kekeringan diminta menghemat penggunaan air, menjaga dan tidak merusak sumber-sumber air, menyiapkan cadangan air bersih sejak dini, serta segera melaporkan kepada pemerintah desa/kelurahan atau BPBD apabila sumber air mulai berkurang atau tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Puncak kemarau diprediksi Agustus–September dan dampaknya dapat berlanjut hingga November 2026,” pungkas Kalaksa BPBD Magetan.(Diskominfo / kontrib.jok / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *