Setelah digelar selama 10 hari sejak 12 Juni 2026, Festival Bambu Chapter 3 Magetan Djadoel 2026 resmi ditutup pada Minggu malam (21/6/2026).
Acara penutupan festival ini berlangsung meriah berkat penampilan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Magetan. Berbagai seni pertunjukan dan aksi kreatif dari para anggota Pramuka tersebut sukses menghibur pengunjung yang masih memadati kawasan GOR Ki Mageti di hari terakhir pelaksanaan acara.
Dalam malam penutupan ini, Kwarcab Magetan menyuguhkan berbagai penampilan menarik. Di antaranya tari kolaborasi dari peserta Jambore Nasional, atraksi pencak silat, musik angklung dari Saka Widya Budaya Bhakti, flashmob, dance, hingga persembahan lagu-lagu hiburan.
Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, yang hadir sekaligus menutup secara resmi gelaran tersebut menyampaikan bahwa event tahunan ini merupakan langkah nyata Pemkab Magetan untuk mengenalkan potensi bambu daerah kepada masyarakat luas.
“Rangkaian Festival Bambu sudah sepuluh hari dilaksanakan, yang pada intinya bertujuan mengenalkan bambu di Magetan, baik dari sisi hulu, fungsi ekologis, maupun kemanfaatannya secara ekonomis melalui produk-produk kerajinan. Mudah-mudahan bambu yang melimpah di Magetan ini dapat terus dikembangkan supaya lebih berdaya guna dan bermanfaat secara luas,” jelas Kang Suyat.
Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Kepala DLHP Magetan, perwakilan OPD terkait, serta jajaran pengurus dan anggota Kwarcab Gerakan Pramuka Magetan.(Diskominfo:dik / fa2 /







