Tingkatkan Literasi Digital Tenaga Pendidik, SMKN Takeran Gelar Sosialisasi Etika Bermedia Sosial

Penggunaan media sosial bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi, media sosial menjadi sarana komunikasi dan penyebaran informasi yang efektif. Di sisi lain, media sosial dapat memberikan dampak negatif jika tidak digunakan secara bijak. Dalam rangka penguatan kapasitas SDM guru dan peningkatan literasi digital, SMK Negeri Takeran menggelar kegiatan Sosialisasi Etika Bermedia Sosial di Era Digital Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, bertempat di Aula SMKN Takeran, Senin (15/6/26).

Kepala Bidang IKP Dinas Kominfo Magetan, Bayu Prasetyo, selaku narasumber menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak dan beretika, utamanya bagi lingkungan pendidikan.

“Melalui media sosial, banyak kejadian yang akhirnya menjadi viral. Untuk itu, sebagai pendidik di lingkungan sekolah, diharapkan Bapak/Ibu guru dapat mengedukasi siswa-siswi sekaligus menjadi contoh bagaimana menggunakan media sosial yang bijak dan beretika. Contohnya menggunakan kalimat sopan dan menghargai perbedaan di medsos, menghindari SARA, cyberbullying, dan hoaks,” jelas Bayu.

“Tak kalah penting, selalu jaga privasi dan data pribadi saat menggunakan medsos. Perlindungan data pribadi menjadi hal krusial karena dengan teknologi digital dan AI saat ini, data pribadi kita rawan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Kepala SMKN Takeran, Rukayah, M.Pd.I., mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu komitmen sekolah untuk menciptakan ruang digital yang sehat, khususnya bagi tenaga pendidik yang merupakan figur teladan bagi para siswa. Selain itu, diharapkan tenaga pendidik selalu update dengan perkembangan teknologi informasi dan mengetahui bagaimana menggunakan media sosial secara positif.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan SMKN Takeran. (Diskominfo:dik / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *