2026, Hasil Panen Padi Awal Tahun di Magetan Meningkat

‎Awal tahun 2026 hasil panen padi di Magetan cukup melimpah. Meningkat dari tahun sebelumnya. Kepala Dinas TPHP (Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan) Magetan, Uswatul Chasanah menerangkan, hasil panen padi di Magetan selalu mengalami peningkatan. Peningkatan ini sendiri merupakan target dari Pemkab Magetan.

‎” Oh ya untuk panen awal tahun ini meningkat. Selalu ada peningkatan tiap tahunnya. Kita targetnya kan setiap tahun ada peningkatan. Rata rata per hektarnya lahan kita mencapai sekitar 66 ton,” ujarnya, Selasa, (28/4/26).

‎Peningkatan ini didukung oleh adanya  kebijakan pengunaan padi genjah kepada para petani. Karena padi genjah memiliki beberapa keunggulan. Misalnya,  berumur pendek dengan 124 hari masa tanam hingga siap panen. Padi genjah juga tahan serangan hama wereng. Kemudian juga dengan bertambahnya luas lahan TTP ( Tambah Tanam Padi). Dengan bertambahnya luas lahan untuk menanam padi, maka hasil panennya pun juga akan meningkat, tambah Uswatul Chasanah.

‎Daerah penyuplai terbesar panen padi di Magetan saat ini masih berada di wilayah timur. Seperti di wilayah kecamatan Kartoharjo, kecamatan Barat dan kecamatan Takeran. Wilayah kecamatan lain juga mendukung, namun lebih banyak memproduksi sayuran. Terutama wilayah atas seperti Poncol, Plaosan dan Panekan.(Diskominfo / kontrib.rif / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *