Kegiatan Manaqib Kubro dan Halal Bihalal PCNU Magetan bersama JATMAN Magetan berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Darul Ulum Poncol, Sabtu (11/4/26). Dihadiri 5.000 jamaah, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan kali ini hadir pula jajaran Forkopimda Kabupaten Magetan, pengurus JATMAN, jajaran pengasuh pondok pesantren, Forkopimca Kecamatan Poncol, para kepala desa, serta para santri dan santriwati. Wakil Bupati Magetan Kang Suyat, turut hadir mewakili Bupati Magetan untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para ulama serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Magetan menyoroti persoalan banjir yang menjadi perhatian bersama. Ia menyampaikan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya debit air serta sistem aliran yang belum tertata dengan baik. “Kita dihadapkan pada persoalan banjir yang cukup serius. Ini karena debit air sangat tinggi dan aliran air tidak tertata dengan baik. Salah satu penyebabnya juga karena gorong-gorong tersumbat. Bahkan ada kejadian saringan gorong-gorong dicuri. Ini sudah kami laporkan, dan pelakunya berhasil ditangkap. Sekarang, kita kurang merawat, bahkan ada yang merusak. Ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua,” ujar Kang Suyat.
Sementara itu, KH Fathul Huda dalam ceramahnya mengingatkan pentingnya ketergantungan manusia kepada Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan. “Di dunia ini hanya ada dua, Khaliq dan makhluk. Allah yang menciptakan, dan kita yang diciptakan. Yang tahu kebutuhan kita adalah Allah. Maka mintalah kepada Allah, baru kemudian kita berusaha,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa setiap aktivitas hendaknya diawali dengan doa agar memperoleh keberkahan. “Barang siapa menyerahkan masalahnya kepada Allah, pasti akan dicukupi oleh Allah,” tambah KH Fathul Huda.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual, kebersamaan, serta kepedulian sosial masyarakat dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat.(Diskominfo:syrl / fa2






