Dari Meja Konsultan ke Dapur Omzet Jutaan: Kisah Lely Sulap “Kaum Rebahan” Jadi “Pasukan Kehebohan” Pie Susu Centul

Di sebuah sudut Desa Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.Ada sebuah dapur produksi yang tak pernah sepi. Di sana, Lely, sosok perempuan di balik bendera Pusat Oleh-oleh Centul Dapur Bubun, tampak sibuk memastikan setiap piringan kue kecil berkulit renyah itu memiliki warna keemasan yang sempurna.

Awalnya, produksi ini hanya dikerjakan berdua bersama suami. Namun seiring meningkatnya permintaan, tim kecil itu terus tumbuh. Dari satu orang, bertambah dua, hingga kini memiliki 12 hingga 15 orang tenaga kerja.

Keberhasilan Lely kini menjadi penggerak ekonomi warga Desa Tebon. Ia berhasil menyulap suasana desa yang tadinya sepi menjadi penuh semangat kerja.

“Alhamdulillah, bisa menyerap tenaga sekitar. Yang awalnya ibu-ibu ‘kaum rebahan’, sekarang jadi ‘kaum kehebohan’ di dapur.” Ujar Lely.

Tak hanya ibu rumah tangga, pintu Dapur Bubun juga terbuka bagi mahasiswa, termasuk anak kos dari Unesa yang sedang pulang ke rumah, untuk menambah uang saku.

Meski Pie Susu tetap menjadi primadona dengan kapasitas produksi mencapai 3.500 pcs per hari, Dapur Bubun terus berinovasi. Saat ini, mereka juga tengah mempopulerkan Roti MBG dengan berbagai varian rasa seperti cokelat, keju, vanila, abon, stroberi, hingga muffin.

Setiap hari Senin atau Selasa, produksi besar dimulai untuk mengejar jadwal pengiriman serentak di hari Kamis (di luar bulan puasa). Kini, distribusi mereka telah menjangkau 5 titik pusat (SPPG) di wilayah Magetan, Ponorogo dan sekitarnya

Setelah bekerja sama dengan SPPG, omzet Dapur Bubun melonjak hingga 100 persen. Namun, bagi Lely, ledakan pesanan bukan alasan untuk menurunkan standar.

“Jujur, sekarang saya kewalahan. Kadang tidak semua pesanan bisa saya terima karena keterbatasan waktu. Saya tetap ingin menjaga kualitas, jadi lebih baik membatasi pesanan daripada memaksakan tapi rasanya berubah,” tegasnya

Dari pengabdian untuk Ibu hingga menjadi pahlawan ekonomi desa, Pusat Oleh-oleh Centul Dapur Bubun membuktikan bahwa bisnis yang dibangun dengan hati dan kualitas “Pancen Mantul ” akan selalu menemukan jalan menuju kesuksesan.(Diskominfo / kontrib.tik / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *