Pererat Sinergi dan Kebersamaan, Rangkaian Safari Ramadhan 2026 Ditutup di Masjid Hidayatullah Amali Karangrejo

Rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Magetan Tahun 2026 resmi berakhir pada Rabu (4/3/26), di Masjid Hidayatullah Amali, Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, hadir langsung Bupati Magetan, Nanik Sumantri, bersama jajaran Forkopimda, Kepala OPD, serta tokoh masyarakat.

Pengurus Masjid Hidayatullah Amali, sampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas kehadiran tim Safari Ramadhan, khususnya Bupati Magetan. Dijelaskan pula bahwa masjid yang berdiri sekitar 4,5 tahun lalu pasca pandemi Covid-19 tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat shalat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan seperti majelis taklim dan musyawarah warga.

Melalui momentum Safari Ramadhan ini, pengurus masjid berharap hubungan antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Magetan semakin erat, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun kehidupan religius yang harmonis.

Ketua DPRD Magetan, Suratno dalam sambutannya menyampaikan, bahwa rangkaian Safari Ramadhan tahun ini menghadirkan banyak pelajaran berharga. Kunjungan di Masjid At-Taqwa mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas amal ibadah, sementara di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq memberikan inspirasi dari keteladanan sahabat Rasulullah.

Di Masjid Hidayatullah Amali, Kang Ratno menggambarkan suasana yang hangat dan penuh keteduhan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga harmoni, kebersamaan, serta kedamaian, sehingga terwujud Magetan yang sejuk dan kondusif. Kang Ratno juga menambahkan bahwa rintik hujan yang mengiringi kegiatan sejak hari pertama hingga terakhir semakin menambah suasana khidmat dan menjadi simbol keberkahan di bulan suci.

“Semoga amal ibadah yang kita lakukan di bulan penuh berkah dan maghfirah ini menjadi pahala yang diridhai Allah SWT,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, tausiyah Ramadhan disampaikan oleh perwakilan DMI Magetan, K.H. Nur Sujak. Dalam kultumnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga persahabatan dalam kebaikan.

“Ketika orang-orang mukmin masuk surga, yang pertama dicari adalah teman-temannya. Jika tidak mendapati sahabat yang dikenal, ia akan bertanya kepada Allah,” tutur Nur Sujak.

K.H. Nur Sujak menjelaskan, atas kasih sayang-Nya, Allah SWT memberi kesempatan bagi orang mukmin tersebut untuk memanggil sahabat-sahabatnya agar bersama-sama meraih keselamatan. Pesan ini menjadi pengingat agar selama di dunia umat Islam senantiasa membangun pertemanan dengan orang-orang saleh dan bersama-sama meneguhkan amal kebajikan.

Sebagai bentuk kepedulian, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan tali asih berupa alat shalat dan Al-Qur’an secara simbolis oleh Bupati Magetan kepada takmir masjid. Selain itu, Baznas Magetan menyalurkan beras zakat kepada seluruh camat di eks Distrik Maospati.(Diskominfo:ryz / fa2 /

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *