Kapolres Magetan, Forkopimda, Sekdakab Magetan, OPD terkait ikuti Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 . Senin (2/3/2026). Bertempat di ruang Eksekutif Polres Magetan. Rakor ini digelar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelaksanaan bulan suci ramadan dan waktu liburan di hari libur lebaran. Rakor dipimpin oleh Kapolri, digelar secara daring dari Mabes Polri.
Menko PMK Prof. Dr. Pratikno, M.Soc. Sc dalam rakor menjelaskan, Idul Fitri sudah dekat maka pelayanan kepada masyarakat harus optimal dan semaksimal mungkin. Utamakan keselamatan jiwa, karena keselamatan jiwa adalah prioritas yang paling tinggi. Dalam arus mudik kali ini, periode mudik Maret 2026 berada dalam puncak musim penghujan yang mengakibatkan potensi risiko bencana yang signifikan. Selain itu hindarkan masyarakat dari risiko kecelakaan, kriminalitas.
Wamenkopolkam Jenderal TNI (Purn.) Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan dalam pelaksanaan pengamanan dan penyelenggaraan pelayanan selama operasi ketupat 2026, Polri tidak dapat bekerja sendiri, karena itu membutuhkan sinkronisasi terhadap semua elemen masyarakat dan pemerintah.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, Polri mendirikan 2.746 posko Pam/Yan/terpadu guna mendukung pengamanan peyelenggaraan mudik lebaran 2026, pelaksanaan ibadah sholat idul fitri dan kegiatan liburan masyrakat. Untuk prediksi puncak arus mudik yaitu pada tanggal 14-15 Maret 2026, dan untuk prediksi puncak arus balik pada tanggal 24-25 Maret 2026. Polri akan melakukan sosialisasi yang diberikan oleh pemerintah dan pastikan rekaya lalu lintas yang dilakukan benar-benar tersampaikan kepada masyarakat, pastikan pengamanan dan pelayanan tempat ibadah, sarana transportasi dan objek wisata dilakukan dengan humanis.(Diskominfo:wan / fa2 /


